Tampilkan postingan dengan label hot news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hot news. Tampilkan semua postingan

Minggu, Agustus 2

Penentuan Awal Puasa, NU Tunggu Rukyat


Jakarta - Jika Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa pada 22 Agustus, tidak demikian halnya bagi Nahdlatul Ulama (NU). Sebab organisasi kaum tradisional ini baru akan menggelar rapat rukyat pada tanggal yang sama.

"NU belum menentukan awal puasa bulan ramadhan. Biasanya tanggal 29 Sya'ban (22 Agustus) NU baru akan rukyat," kata Rois Syuriyah PBNU KH Masyhuri Naim kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (2/8/2009).

NU, tutur dia, penetapan awal puasa dilakukan dengan metode rukyat. Yaitu melihat secara langsung bentuk bulan. Sedangkan Muhammadiyah menggunakan hisab.



"Perbedaan itu terjadi seandainya rembulan tertutup oleh mendung. Seandainya tidak ada mendung, mungkin bisa jadi kelihatan. Dalam perspektif Islam itu dianggap ada, walaupun tertutup," terangnya.

Namun dalam pemahaman NU, walaupun bulan terlihat ada tapi tertutup awan, tetap dianggap tak tampak. Sehingga jika pada 29 Sya'ban atau 22 Agustus masih juga tidak terlihat, maka akan digenapkan.

"Kalau ternyata tertutup oleh mendung maka akan disempurnakan (istiqmal) menjadi 30. Karena puasanya 30 hari. Jadi tanggal 1 ramadhan (jatuh pada 23 Agustus)," beber Masyhuri. [air]
Sumber : Inilah.com

Kamis, Juli 16

Seminar Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi



Seminar Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Guna Menunjang Ekspor UKM yang di selenggarakan kemarin pagi cukup sukses semenar ini di selenggarakan oleh Pihak Pemda Probolinggo dan Cruew Bromo Telecenter, acara ini di hadiri oleh kurang lebih 50 Pengusaha UKM kabupaten Probolinggo , bertempat di Islamic Center Ruang Arsip lantai 2 berdekatan dengan kantor Bromo Telecenter . Madsud dan tujuan dari acara ini adalah Pengenalan Dunia Teknologi Internet dan Bagaiaman memanfaatkan layananan Bromo Telecenter yang berkaitan dengan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Guna Menunjang Ekspor UKM di kabupaten probolinggo
juga di hadiri oleh Pihak dari Propinsi Jatim Pak Miswan beserta rekan-rekan dan dari Pihak Tuan rumah BAPEDDA Kabupaten Probolinggo Pak Heru dan Rekan-rekan PEMDA dan Pihak INFOKOM kabupaten probolinggo .Juga Bapak WABUP Kabupaten Probolinggo Salim Qurays, S.Ag, M.si ikut hadir dalam seminar ini. Di sini Beliau menyempatkan diri untuk berkunjung ke kantor Bromo Telecenter .

Minggu, Juli 5

Kursus komputer anak - anak hadir di Kraksaan CompuOne

Segera di buka kursus komputer anak.
Anda ingin buah hati anda bisa komputer dengan lancar dan pandai.
Daftarkan di "CompuOne".

Tempat Pendaftaran
Info lengkap Hubungi : 0335-841610
BromoTelecenter
Gedung Islamic Center Kraksaan Probolingo

Jumat, Juni 26

SONGA RAFTING


Mengunjungi bumi Probolinggo saat ini ibarat menyusuri kembali perjalanan Hayam Wuruk lebih dari 500 tahun silam. Konon, menurut cerita rakyat, tak lama setelah Mahapatih Gadjah Mada dari Kerajaan Majapahit berhasil menyatukan wilayah Nusantara di tahun 1357 Masehi, Raja Hayam Wuruk adalah orang pertama yang menjadi saksi atas keindahan panorama alam Probolinggo.
Lantaran kagum dan terpesona oleh keindahan panorama di sana, Hayam Wuruk sempat berlama-lama bercengkerama di tempat itu. Tempat Hayam Wuruk bercengkerama itu kemudian disebut sebagai prabu linggih, yang lambat laun mengalami perubahan lafal menjadi Probolinggo. Dan....starting point yang dipakai Songa Rafting salah satu yang disinyalir sering dipakai mandi Mahapatih Gadjah Mada.
Sungai Pekalen, terletak 25 km dari kota Probolinggo tepatnya terbentang di antara tiga kecamatan berturut-turut yaitu kecamatan Tiris, kecamatan Maron, dan kecamatan Gading. Bantaran sungai yang bisa diarungi berjarak 29 km yang terbagi atas 3 area. Dan Songa membagi paketnya menjadi 3 bagian ; Sungai Pekalen Atas berjarak 12 km, Sungai Pekalen Tengah berjarak 7 km, dan Sungai Pekalen Bawah berjarak 10 km.

Karakteristik sungai berbelok dan bertebing, Panorama alam yang indah, puluhan jeram (grade 2 s/d 3+) yang exotic dan menantang, kemegahan air terjun, dan kemolekan gua-gua kelelawar, serta masih ditemuinya beberapa satwa langka seperti burung elang, burung kepodang, monyet, biawak, linsang, tupai dll menjadi daya tarik tersendiri yang dapat Anda nikmati selama perjalanan


Gili Ketapang


Bagai perahu di tengah laut, Pulau Gili Ketapang terlihat indah tampak dari udara
Gili Ketapang adalah nama sebuah pulau yang terletak di lepas pantai utara Probolinggo. Kondisi pulau ini masih perawan dan pemandangan alam disekitar pulau ini sangat indah. Disebelah timur dan selatan pesisir pulau banyak betebaran pasir putih, demikian pula lautnya bebas dari pencemaran dan nampak kebiru-biruan, jika tidak lagi musim angin lautnya tenang, pengunjung bisa berenang bebas sambil melihat dasar laut yang ditumbuhi bunga-bunga karang yang indah berwarna-warni.Pulau Gili Ketapang hanya berjarak 5 Mil dari Pelabuhan Ujung Tembaga, perjalanan menuju pulau ini sekitar 30 menit dengan naik perahu motor. Luas pulaunya sekitar 68 hektar dengan jumlah penduduk 7.600 jiwa, sebagian besar adalah suku Madura dan hamper 90 persen terdiri dari para nelayan yang menggantungkan hidupnya dari hasil penangkapan hidupnya dari hasil penangkapan ikan di laut.
Disamping keindahan alamnya, di pulau ini juga terdapat Goa Kucing yang dikeramatkan. Konon tempat ini merupakan petilasan Syech Ishaq seorang penyebar agama Islam dalam perjalanannya dari Gresik menuju Blambangan, Banyuwangi. Pada waktu itu terdapat puluhan ribu ekor kucing dan juga terdapat kucing yang kepalanya bertuliskan bahasa Arab. Ketika tokoh penyebar Agama Islam tersebut meninggalkan pulau ini, kucing-kucing tersebut ditinggalkan begitu saja sehingga hilang tak tentu arah. Tetapi anehnya setiap malam Jum’at Legi suara “meong” kucing-kucing itu terdengar bergantian disela-sela goa yang gelap gulita dan jika suara tadi dikejar, hilang tak terdengar lagi, sedang kucingnya tidak juga tampak. Hingga kini, banyak orang mengharapkan berkah dari Goa Kucing tersebut, terutama pada malam Jum’at Legi.Keunikan lain adalah kepercayaan masyarakat setempat tentang asal usul nama “Gili Ketapang”, bahwa pulau ini memiliki tenaga gaib yang dapat bergerak lamban di tengah laut. Semula pulau ini menjadi satu dengan daratan Desa Ketapang, ketika Gunung Semeru meletus, terjadilah gempa bumi yang dahsyat sehingga sebagian daratan Desa Ketapang terpisah ke tengah laut sekitar 5 Mil dari Kota Probolinggo Sebagian daratan itu menjadi sebuah pulau yang bergerak. Oleh sebab itu masyarakat setempat menyebut pulau tersebut dengan nama “Gili Ketapang” yang berasal dari Bahasa Madura yang artinya “mengalir” sedangkan “Ketapang” adalah nama asal desanya.


Candi Jabung


Salah satu peninggalan sejarah dan purbakala di Probolinggo ialah Candi Jabung yang terletak di Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton.Dalam kitab Negarakertagama, pupuhXXXI diuraikan pada saat raja Hayam Wuruk mengadakan perjalanan di daerah timur (tahun 1359) telah sampai di Kalayu berhenti untuk mengadakan upacara persembahan (nyekar = yakni upacara penaburan bunga). Kalayu adalah nama desa perdikan kasogatan, tempat candi makam sanak kandang Baginda Raja. Penyekaran di makam dilakukan sangat hormat “memegat sigi” nama penyekaran itu. Setelah selesai penyekaran, perjalanan diteruskan mengunjungi desa-desa di sekitarnya dan bermalambeberapa malam. Kalayu ditinggalkan dan perjalanan menuju ke Kutugan melalui Kebun Agung sampai Kambangrawi dan bermalam.
Tanah anugrah Sri Nata kepada Tumenggung Nala, candinya Budha menjulang tinggi sangat elok bentuknya. Paginya Baginda dan rombongan meneruskan perjalanan ke Kalses, B’rurang, Patunjungan, terus langsung melintasi Patentanan, Tarbu dan Lesan sampai di Pajarakan. Di samping itu dalam kitab Pararaton disebutkan bahwa di desa Sajabung terdapat bangunan suci yang diberi gelar abhiseka: Barajinaparamitapura. Bila diperhatikan dari urutan perjalanan dan nama-nama desa yang dilalui dan disinggahi maka bangunan suci tersebut kiranya dapat disamakan dengan Candi Jabung sekarang dan bersifat agama Budha.Candi Jabung dibuat dari bahan batu merah dengan ukuran, panjang = 3,11 m, lebar = 9,58 m dan tinggi = 15,58 m. Pada saat sebelum diadakan pemugaran candi berdiri pada sebidang tanah yang berukuran 35 x 40 m dan sekarang telah mendapatkan perluasan tambahan tanah hasil pengadaan seluas 20.042 m2. Candi Jabung terletak pada ketinggian 8 m diatas permukaan air laut. Berdasarkan letak pintu bilik candi terletak disebelah barat, maka Candi Jabung tersebut menghadap ke barat. Pada sisi barat masih terlihat bagian yang menjorok ke depan merupakan bekas susunan tangga naik memasuki candi.Pada bangunan candi umumnya terdiri dari bagian soubasement, bagian kaki candi, tubuh candid an atap candi, demikian juga halnya yang terdapat pada Candi Jabung. Ditinjau dari sudut arsitektur Candi Jabung sangat menarik, karena bagian tubuhnya berbentuk bulat (silinder) yang berdiri diatas bagian kaki candi yang bertingkat tiga berbentuk persegi. Sedangkan bagian atapnya berbentuk stupa. Uraian singkat bagian demi bagian sebagai berikut :

1. Bagian Soubasement

Bagian soubasement Candi Jabung berukuran 13,11 m, lebar 9,8 m. Diatas bagian soubasement / dasar candi terdapat selasar keliling yang sempit dan terdapat beberapa panil relief yang belum diketahui secara pasti jalan ceritanya. Pada relief tersebut menggambarkan kehidupan sehari-hari, antara lain :
(a). Seorang pertapa memakai surban berhadapan dengan muridnya, (b). Dua orang lelaki yang sedang berada dekat sumur, salah seorang sedang memegang tali rimba, (c). Diantara panil-panil tersebut terdapat bidang panil yang berbentuk bulan menonjol semacam medalion. Sayang sekali relief yang terdapat dalam medalion tersebut sudah aus, sehingga sulit untuk diketahui, (d). Terdapat pula relief / pahatan singa yang sedang berhadapan muka dengan singa yang lain dan ekornya masing-masing melengkung keatas menyerupai sulur daun. Disamping saling berhadapan singa tersebut juga saling bertolak belakang.

2. Bagian Kaki Candi

Pada dasarnya bentuk fondasinya segi empat, hanya di bagian barat atau sisi depan terdapat bagian yang menjorok ke luar sebagian fondasi atau bagian konstruksi yang mendukung tangga naik. Keadaan sebelum dipugar di sisi sebelah timur atau belakang terdapat lubang akibat tangan jahil manusia untuk mencari harta karun yang diperkirakan disimpan di bagian tengah bawah candi.

Dari lubang tersebut kita dapat mengetahui bahwa di bagian bawah tengah Candi Jabung terdapat sebuah bilik berbentuk segi empat dengan ukuran 130 x 130 cm tanpa terdapat pintu untuk memasukinya. Selama pemugaran berlangsung lubang sisi timur telah ditutup kembali sesuai dengan keadaan semula.Bagian kaki Candi dibagi menjadi 2 (dua) kaki candi, dengan keadaan sebagai berikut :

a. Bagian kaki candi tingkat pertama.
Bagian kaki candi pertama dimulai dari lis di atas fondasi berbentuk agief dengan hiasan daun padma, kemudian lis datar dengan ketinggian lebih kurang 60 cm. Diatas lis-lis tersebut terdapat bidang panil yang terdiri dari 36 lapis batu merah atau setinggi 2 m. Pada bidang panil dipahatkan motif medalion, bidang tegak dan ornamen daun-daunan yang kesemuanya sudah tidak begitu jelas karena aus. Pada bidang tegaknya umumnya dipahatkan lukisan manusia, binatang dan pohon-pohonan.


b. Bagian candi tingkat kedua
Bagian kaki candi tingkat kedua bentuknya hampir sama dengan bagian kaki tingkat pertama, yakni dimulai hiasan daun padma dan lis datar. Di beberapa bagian terdapat bidang vertical selebar 50 cm berisi ukuran kala dan ornamen daun-daunan.

3. Bagian Tubuh Candi

Sebelum sampai ke bagian tubuh candi masih terdapat bagian yang dinamakan bagian duduk tubuh. Bagian duduk tubuh dimulai setelah bagian kaki candi tingkat kedua. Pada bagian tubuh mulai tampak peralihan bentuk dari bagian kaki candi yang persegi menuju kebagian tubuh candi yang bulat (silinder). Pada penampilan ketiga sisinya (utara, timur dan selatan) masih tampak jelas bentuk persegi, tetapi pada bagian sudut-sudutnya sudah berbentuk bulat. Pada bagian bulat di tengah-tengahnya dipahatkan ragam hias kala dan sulur gelang di kanan-kirinya, tetapi bentuk kala dari ketiga sudut tersebut bentuknya berbeda-beda, demikian juga halnya ragam hias sulur bervariasi. Pada bagian penampil yang menjorok keluar terdapat bidang-bidang panil berbentuk mendatar dan tegak. Bidang panil tegak terdapat pada sudut-sudut dan tengah, sedangkan bidang panil mendatar terletak diantara bidang panil tegak. Pada panil-panil di bagian duduk tubuh terdapat relief manusia, rumah dan pohon-pohonan. Sebagian relief sudah tidak karena aus.Setelah bagian duduk tubuh candi kemudian diteruskan dengan bagian tubuh candi yang berbentuk bulat (silinder). Sampai sekarang bagian tubuh candi masih kelihatan kuat / cukup stabil dan dihiasi relief dan ukiran yang sangat indah serta halus pahatannya. Di tengah-tengah bagian tubuh candi terdapat ban melingkar seperti ikat pinggang selebar 14 lapis batu merah. Pada tiap-tiap penampil sisi utara, timur dan selatan terdapat bagian yang menjorok keluar berbetuk pintu semu. Diatas pintu semu dipahatkan bentuk kala yang diukir secara halus dan meriah. Dibagian bawah dari ambang pintu berbentuk segi empat lebih menonjol keluar yang ditengahnya dipahatkan kepala naga dan bila dirangkaikan disebut “kala naga”.Pada penampilan sisi barat lebih menonjol bilamana dibandingkan dengan penampil sisi-sisi lainnya. Hal ini dikarenakan oleh adanya tangga naik / masuk menuju ke bilik candi yang dihubungkan dengan pintu masuk. Pada kaki ambang pintu terdapat dua lis yang terletak disebelah kanan dan kiri. Maka bagian atas bingkai pintu masuk terdapat balok batu kali berwarna hitam dengan hiasan pahatn motif aroset yang ditengah-tengahnya dipahatkan tulisan angka tahun Caka 1354 atau tahun 1354 Masehi. Angka tahun ini dapat dipakai sebagai bukti masa pembangunan Candi Jabung. Diatas batu kali tersebut dahulunya terdapat bentuk kala seperti terdapat pada penampilan sisi-sisi yang lain, namun sekarang sudah tidak dapat dilihat karena rusak dimakan jaman.Pada bagian tengah tubuh candi, melalui pintu tersebut dapat melihat bilik candi. Bilik candi berukuran 2,60 x 2,58 meter dan tingginya 5,52 meter yang dibagian atasnya terdapat batu penutup cungkup yang berukir. Di dalam bilik candi terdapat altar yang menempel pada dinding sebelah utara, timur dan selatan. Pada dinding sebelah timur terdapat tanda kerusakan, sehingga hal ini memberikan petunjuk kemungkinan semula di tempat itu diletakkan arca pemujaan.


4. Bagian Atap Candi

Sebagian dari bagian atap candi sudah hilang. Dari sisa-sisa bagian atap candi kemungkinan besar puncaknya berbentuk stupa. Sekarang yang dapat kita lihat beberapa tingkat bingkai saja, terdiri dari lis-lis datar dan deretan bingkai-bingkai tegak, bertingkat-tingkat. Bagaimana bentuk dan beberapa tingginya atap belum diketahui, karena sebagian besar dan stupa atau puncak candi sudah hilang.
Disamping candi induk, masih terdapat sebuah candi yang disebut Candi Menara Sudut (Candi Sudut), karena memang letaknya disudut bagian pagar. Candi Menara Sudut terbuat dari batu merah sejenis dengan bahan yang dipakai pada Candi Induk. Bangunan candi menara sudut berukuran tiap-tiap sisi 2,55 meter dan ketinggian sekitar 6 meter. Pada sisi dinding timur dan utara terdapat bekas susunan tembok membujur ke timur dan ke utara, sedangkan di sisi barat dan selatan tidak terdapat tanda-tanda bekas tembok (polos, asli). Dengan data tersebut kemungkinan dahulu dikelilingi oleh pagar tembok dan candi menara sudut tersebut merupakan bangunan sudut pagar.



Pendakian Argopuro


Tiga punggung gunung dan pegunungan yang membatasi selatan Probolinggo yaitu pegunungan Tengger dengan Bromo, gunung Lamongan dan dataran tinggi Yang, bukan hanya menyajikan panorama yang mempesona, namun juga menantang untuk ditaklukkan yang menarik adalah kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang.Kumpulan bukit-bukit memiliki daya tarik dan keunikan yang khas sehingga mendorong bagi para peneliti dan kelompok Pecinta Alam dari berbagai Perguruan Tinggi seluruh Indonesia untuk mengadakan pendakian sampai puncak Argopuro Medan sulit dengan tebing terjal dan lembah curam, ranjau-ranjau alam yang menghadang sepanjang jalan adalah pada semak-semak menjelang tiba di Puncak Argopuro, perlu diwaspadai ranjau-ranjau alami berupa tumbuhan perdu yang dikenal sebagai pohon beracun atau daun menyengat. Batang, tangkai dan permukaan helai daunnya dipenuhi duri yang bila menggores atau menyentuh kulit, menimbulkan rasa gatal bercampur nyeri disertai panas, nyaris seperti pengaruh cairan berbisa yang ditusukkan oleh sengat lebah, lipan atau kalajengking. Tetapi anehnya, kadang-kadang sengatan tersebut secara mendadak dapat menyembuhkan beberapa penyakit diantaranya rematik.

Itulah sebabnya kawasan ini bebas dari binatang dan hewan melata yang berbahaya seperti ular, lipan, dan sebagainya. Terpaan angin dingin menyambut bersahabat para penakluk Puncak Argopuro (3.088 meter). Setiap pendaki pasti berdecak kagum. Di Argopuroyang merupakan puncak paling tinggi diantara puluhan bukit yang berhimpit di Dataran Tinggi Yang, terdapat pelataran luas dengan puing-puing bangunan runtuh yang berserakan. Meski sudah berabad-abad tak terawat, disana sini masih tersisa bentuk-bentuk bangunan utama, pondasi terpendam yang merupakan batas-batas ruang, pintu-pintu masuk dan pintu penghubung, pura pemujaan, tempat semedi, dan gapura utama. Sayang, sampai hari ini belum diketemukan sebuah prasasti atau bukti-bukti yang menunjukan bilangan tahun, sehingga reruntuhan puing bekas istana yang merupakan singgasana megah Ratu jelita “Dewi Rengganis” tetap menjadi misteri yang belum terungkap.Enggan rasanya meninggalkan lokasi memukau ini. Namun masih ada lokasi menarik yang perlu disinggahi. Setelah dari Puncak Argopuro atau lebih dikenal “Istana Rengganis”, kita kembali menuju Cicentor untuk meneruskan perjalanan ke Si Kasur. Mengitari bukit Batu Lempeng, menuruni Pondok Celot, melewati Taman Sarang Labah-labah yang dikenal dengan nama Si Mesem yang artinya tersenyum. Dilokasi ini pengunjung hampir pasti tersenyum dan tersenyum, mengagumi keajaiban alam.Dimana-mana bertebaran sarang laba-laba. Yang tersaji kemudian adalah hamparan padang rumput yang sangat luas bagaikan kasur, sehingga lokasi ini dinamakan “Si Kasur”.

Dilokasi Si Kasur, terdapat dua buah bungalow yang tinggal pondasi dan separuh dinding batu, namun berdiri sangat kokoh. Bekas bangunan Tuan Ladebour (Belanda) ini dilengkapi dengan pondasi landasan pesawat terbang. Pada peta kawasan Dataran Tinggi Yang, lokasi ini disebut Alun-Alun Besar. Tidak jauh dari dekat bangunan tersebut yang sekarang ditandai dengan sebutan Cemara Satu, terdapat mata air yang disebut Sungai Kolbu dengan selada air terhampar disepanjang hulu sungai cagar alam itu. Sayur segar yang lezat ini agaknya memang disediakan bagi mereka yang bertenda di Si Kasur.
Dari Si Kasur, menuruni lembah yang dikenal dengan Jurang Dalam, melewati Jambangan, mengikari bukit Cemara Dua, menelusuri Alun-Alun kecil, tiba di bukit Cemara Panjang (terdapat mata air). Jika perjalanan diteruskan, ada simpangan yang berupa rambu dan papan peringatan. Setelah melewati Pondok Lalang, Taman Sari dan Batu Lawang, route pendakian Puncak Argopuro / Rengganis berakhir di pintu keluar Badaeran.


Madakaripura


Kajian sejarah yang dilakukan dengan seksama, membuktikan bahwa Indonesia yang elok dan permai ini, dulu disebut Nusantara. Ketika pada tahun 1869 seorang penulis Eropa yang bernama James Richard Logan menulis nama Indonesia untuk pertama kalinya dan kemudian diikuti oleh pengarang Eropa lainnya, nama Indonesia menjadi lebih populer ketimbang Nusantara.Keberadaan Nusantara adalah sebuah imperium yang luas, membentang dari Wanin hingga Madagaskar, dalam rengkuh kekuasaan seorang Maha Raja Mojopahit bergelar Prabu Hayam Wuruk. Adalah seorang Perdana Menteri yang dikenal sebagai Maha Patih Gajah Mada, berjuang dengan gigih secara heroic mempersatukan seluruh wilayah Nusantara berada di bawah payung kekuasaan Majapahit. Wajar jika kemudian sosok Gajah Mada lebih dikenal dari Hayam Wuruk maupun Majapahit.Madakaripura adalah suatu tempat kunjungan wisata sakral berupa deretan Air Terjun yang sentralnya mencapai ketinggian sekitar 200 meter dari dasar jeram. Air yang jatuh itu melayang-layang sambil bercanda , berhamburan menari-nari kesana kemari, meluncur turun saling mendahului, kemudian jatuh ke dasar jeram menimbulkan irama yang gemuruh. Kadang disela oleh debam dahsyat yamh gemanya menggetarkan relung sempit berdiameter tak kurang dari 25 meter itu, hingga terdengar menggelegar. Menyusul hempasan angin yang menderu-deru, mengibaskan butiran air yang lembut, menyambut mereka yang datang. Semburan air yang berhamburan itu membiaskan warna warni indah disorot sinar surya bagai Mata Dewa, menciptakan bianglala.

Keperkasaan yang dahsyat di Madakaripura dipilih oleh Gajah Mada sebagai tempat bertapa untuk memperoleh kesentosaan hingga ia menjadi sakti mandraguna. Setelah membuktikan Sumpah Palapa dan berhasil mempersatukan seluruh Nusantara, ditempat inipula ia menghabiskan sisa usianya, mempersiapkan diri untuk Muksha menuju ke Nirwana. Ternyata Mada Kari Pura memang berarti “tempat tinggal terakhir” Gajah Mada. Manakala kita merindukan kebesaran jasa Gajah Mada, dan ingin menghayati kehebatannya, kita bisa datang kesana untuk menunggu munculnya bianglala. Sukmanya akan turun meniti tangga berwarna, bersiram air suci “Tirta Sewana”. Banyak orang percaya bahwa “Tirta Sewana” berkhasiat memberikan kesembuhan dan membuat awet muda.Lokasi Madakaripura berada 620 meter diatas permukaan air laut dan terletak di kawasan tengger tidak jauh dari Bromo tepatnya di Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, agaknya alam menempatkan Madakaripura sebagai pelengkap Bromo. Kepayahan dan kepenatan sehabis medaki puncak Bromo, akan sirna dengan mandi Air Suci Tirta Sewana untuk selanjutnya meneruskan perjalanan ke obyek-obyek wisata lainnya dikawasan Probolinggo.

Bentar Indah


Bentar Indah adalah obyek wisata Pantai yang terletak di tepi jalan raya Surabaya –Banyuwangi, termasuk wilayah Kecamatan Gending yang jaraknya 7 kilometer dari Kota Probolinggo, kea rah timur. Obyek wisata ini sangat potensial mengingat lokasinya merupakan lintasan wisata dari Bali – Surabaya- Yogyakarta – Jakarta dan sebaliknya.Fasilitas di kawasan Pantai Bentar Indah yang semakin lengkap
Karena letaknya yang sangat strategis, Bentar Indah dapat dikembangkan menjadi semacam resort yang akan tetap menjadi ideal untuk dijadikan obyek wisata penunjang. Rencana pengembangan disekitar obyek wisata pantai ini akan didirikan Hotel Terapung dilengkapi dengan fasilitas penunjang lainnya berupa water sport, sea aquarium, play ground, swimming poll, manggroves forest, fish pond dan sarana pendukung lainnya. Terlebih lagi kalau kita lihat sepanjang perjalanan dari Surabaya menuju Denpasar Bali hanya ada satu tempat rekreasi pantai yang digunakan sebagai stop over wisatawan, yaitu pantai Pasir Putih (Situbondo). Dengan demikian pengembangan Bentar Indah diwaktu mendatang sangat cerah, khususnya bagi pengusaha-pengusaha restorant dan perhotelan.
Kondisi Bentar Indah sekarang letaknya tepat ditikungan jalan raya, dimana diseberang jalan terdapat bukit. Apabila para wisatawan berhasil menaiki bukit, akan tampak lokasi Bentar Indah berada dibibir pantai dengan latar belakang pemandangan laut yang sangat indah. Disebelah timur dari lokasi wisata terdapat hutan bakau yang akan diperluas untuk dibuat beberapa tambak tradisional yang akan ditebari bibit ikan laut maupun udang. Siapapun yang ingin memancing, bisa melakukannya dengan membayar sebagai ganti dana pemeliharaan tambak. Apabila beberapa fasilitas dan sarana penunjang tersebut sudah diwujudkan, maka perjalanan dari Probolinggo menuju Pulau Gili Ketapang tidak melalui Pelabuhan Tanjung Tembaga, tetapi dialihkan ke Pantai Bentar Indah.

Gunung Bromo


Bromo bukan hanya dikenal oleh masyarakat Indonesia, tetapi sudah menjadi agenda kunjungan wisata bagi masyarakat dunia. Tidak pernah sepi dari kunjungan para turis, bahkan mereka betah berhari-hari tinggal disana.Meniti tangga menuju puncak Gunung Bromo untuk menyaksikan terbitnya matahari bukan suatu hal yang terlalu berlebihan. Namun bermain-main dibibir kepundan yang menganga kemudian merayap turun menjejakkan kaki telanjang pada magma beku untuk mengukir nama kemudian mengabadikannya, barangkali hanya bisa dilakukan di Bromo tidak ditempat lain.

Gunung Bromo berada dikawasan pelestarian alam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan merupakan Taman Nasional paling spektakuler dan paling mudah dikunjungi diantara Taman Nasional lainnya yang ada di Indonesia yang terletak antara 1.000 – 3.676 meter diatas permukaan air laut. Wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terletak pada rangkaian pegunungan berapi yang merupakan salah satu dari rangkaian besar pegunungan yang terbentang sepanjang Pulau Jawa. Dibagian utara pegunungan Tengger terdapat kaldera Tengger yang sangat indah dan menarik, garis tengahnya mencapai 8-10 kilometer, sedang dindingnya yang terjal tingginya antara 200–700 meter.Dasar Kaldera Tengger berupa laut pasir seluas 5.290 ha, terdapat Gunung Bromo (2.392 m), Gunung Batok (2.470 m), Gunung Kursi (3.392 m), Gunung Watangan (2.601 m), dan Gunung Widodaren (2.600 m). Gunung Bromo merupakan gunung yang masih aktif yang pada waktu tertentu mengeluarkan asap. Disamping untuk tujuan pariwisata, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru berfungsi pula untuk : Penelitian, Pengembangan Ilmu Pengetahuan, Pendidikan, Konservasi dan Pembinaan Cinta Alam.Seperti pada umumnya Taman Nasional lainnya di Indonesia, pengelolaan Taman Nasional ini dilaksanakan oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang kantornya berada di Malang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Perlindungan Hutan dan Pelestarian alam, Departemen Kehutanan.Menurut Schmidt and Ferguson type iklim di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru tergolong type C dan D. Sedangkan musim hujan berlangsung pada bulan Oktober sampai Maret. Suhu rata-rata berkisar antara 7-18 derajat celcius. Type vegetasi hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru adalah type Hutan Hujan Pegunungan yang terdiri dari Hutan Tinggi, Hutan Alfin, Hutan Cemara, Padang Rumput dan vegetasi Kaldera. Tumbuhan yang banyak dijumpai adalah Cemara (Casuarina junghuhniana), Akasia (accaccia decurens), Mentigi (Vacinium varingaefolium), Adas (Anethum graveolens), Senduro atau bagi masyarakat Tengger disebut bunga Tanalayu dan juga sering disebut sebagai bunga Edelwise (Anaphalis javanica), dan berbagai jenis anggrek alam di daerah Semeru selatan.Fauna yang sering dijumpai adalah Rusa (Cervus timorensis), Kijang (Muntiacus muntjak), Budeng (Presbytis cristata), Burung Pita (Pitta guajana), Rangkok (Rhyticeros undulatus), Bido (Spilomis cheela bido), dan Belibis (Anas superciliosa).Pintu gerbang utama menuju ke Laut Pasir dan Gunung Bromo melalui Cemorolawang. Kawasan ini merupakan daerah wisata yang paling ramai terutama pada hari libur. Beberapa aktivitas dapat dilakukan di daerah ini antara lain : berkemah, menikmati pemandangan alam, berkuda menuju Lautan Pasir atau berjalan kaki. Untuk mencapai puncak Gunung Bromo dapat menaiki tangga yang telah disediakan. Kawah Gunung Bromo merupakan kawah yang menganga lebar dengan kepulan asap yang keluar dari dasar kawah menandakan bahwa gunung tersebut masih aktif.Pemandangan matahari terbit di Gunung Bromo sangat indah dan menjadi daya tarik tersendiri dan untuk menikmatinya kita dapat berangkat dari Cemorolawang pada jam 04.00 WIB.Untuk mencapai daerah Cemorolawang digunakan rute: Probolinggo – Tongas / Ketapang – Sukapura – Ngadisari kurang lebih berjarak 42 kilometer dengan menggunakan kendaraan pribadi atau umum sampai Ngadisari. Sedangkan dari Ngadisari – Cemorolawang kurang lebih 3 kilometer dapat berjalan kaki atau memakai kendaraan Jeep.

Selasa, Maret 31

Pulau Jawa dan Madura Terhubung

Pulau Jawa dan Pulau Madura akhirnya terhubung dengan selesainya pembangunan bentang tengah yang menghubungkan antara sisi Surabaya dan sisi Madura pada Jembatan Surabaya - Madura.

Kepala Satker Proyek Jembatan Suramadu, Ir. Yudha Handita ketika dihubungi di Surabaya, Selasa, mengatakan bentang tengah tersebut akan menghubungkan antara pilar 46 dan pilar 47.

Yudha mengatakan terhubungnya bentang tengah sisi Surabaya dan sisi Madura akan dirayakan Selasa malam (31/3).

"Menurut jadwal pukul 22.00 WIB ada sambutan dari Kepala Balai Besar Jalan dan Jembatan Nasional Wilayah V, Ismail AG dan sambutan Menteri PU atau Direktur Jenderal Bina Marga Departemen PU Hermanto Dardak," katanya.

Menurut Yudha, pengerjaan selanjutnya setelah jembatan terhubungan adalah pengerjaan lantai jembatan, pengaspalan, penataan keramik dan pengerjaan lainnya.

"Kalau pengerjaan tersebut selesai, sesuai instruksi Wapres Jusuf Kalla jembatan akan diresmikan pada 12 Juni," katanya.

Sementara itu Kepala Satuan Kerja Sementara (SKS) Proyek Pembangunan Jembatan Nasional Suramadu sisi Surabaya, Ir Dwi Purtono MMT mengatakan pihaknya telah melakukan provisional hand over (PHO) atau serah terima pertama pekerjaan dari kontraktor pelaksana proyek kepada pemerintah.

"Ruas jalan akses menuju Jembatan Suramadu sisi Surabaya sepanjang 4,35 km, arus lalulintasnya mulai diatur dan ditertibkan. Pengaturan tersebut akan dilakukan pada, Selasa (1/4) bekerjasama dengan beberapa instansi, meliputi Polres Surabaya Timur, Dishub Kota Surabaya, Satpol PP Kota Surabaya dan pelaksana proyek," katanya.

Dia mengatakan sosialisasi pengaturan lalin tersebut dilakukan dalam tiga tahap.

Tahap pertama dimulai dari Jl Kedung Cowek hingga di depan SMA 19. Selama tahap tersebut pengaturan lalulintas dilakukan secara manual selama dua Minggu.

"Pengaturan manual maksudnya petugas mengatur dan mengarahkan pengguna jalan dengan gerakan fisik dan belum memanfaatkan lampu rambu lalu lintas," katanya.

Selama dalam tahap tersebut, ujar dia, petugas gabungan dari Polres Surabaya Timur, Dishub Kota Surabaya dan Satpol PP bersiap siaga dibeberapa ruas dan titik persimpangan jalan yang menjadi keluar masuknya kendaraan dari perkampungan.

"Pada tahap kedua, pengaturan lalulintas dilakukan secara otomatis, yakni dengan memanfaatkan lalu lintas di perempatan Jl Kenjeran," katanya.

Tahap ketiga, ujar dia, yakni menjelang peresmian dimulai, kendaraan yang melintasi jalan akses jika sebelumnya hanya terbatas di depan SMA 19, selanjutnya bisa langsung menuju hingga underpass didekat causeway sisi Surabaya


Jumat, Maret 20

Ulang Tahun Hari Jadi Kab. Probolinggo










foto: Peserta jalan santai foto : Tim Bromo dan M-camp

kali ini Alun-alun kota kra
ksaan di penuhi oleh masyarakat kota kraksaan , ada apa ya?
ya betul pada hari ini kota kraksaan mengadakan acara ulang tahun hari jadi Kab.probolinggo , yang pastinya di hadiri oleh B
pk. H. Hasan selaku Bupati Kab. Probolinggo

Pada acara ini di adakan lomba masak , jalan santai dan pameran ukm produk kraksaan punya . dan juga tim Bromo telecentr dan menkoinfo ada juga dalam rangka pengenalan internet kepada masyarakat terutama ukm




foto: bincang-bincang dengan Bpk Sandi
selaku peserta ukm








foto: peserta lomba memasak







foto: Peserta ukm




Sabtu, Maret 14

Festifal Rafting Sungai Pekalen dan Pemecahan Rekor MURI Siap Digelar



Reporter : Wawan dikutip dari http://probolinggokab.go.id
DRINGU
- Potensi wisata arum jeram (rafting) di Sungai Pekalen, Kecamatan Tiris, pada 4 hingga 5 April mendatang akan menjadi tempat pemecahan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) yaitu rafting oleh 500 orang peserta dengan menggunakan 100 perahu karet. Sebagai persiapan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur, Kamis (12/3) siang menggelar rapat koordinasi persiapan Festifal Rafting Sungai Pekalen dan pemecahan rekor MURI di Ruang Bentar Setda Kabupaten Probolinggo.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Kusnadi tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Pengembangan Produk Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur Rudi Prianto Utomo, Kepala Bagian Kebudayaan dan Pariwisata pada Biro Administrasi Kemasyarakatan Propinsi Jawa Timur H. Hizbul Wathon, Kepala Seksi Pengamanan Pariwisata Polda Jawa Timur Kompol Rosa Toma Setiawati, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Mustadjab, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo Erlin Setiawati dan dinas instansi terkait.

Festifal ini terselenggara atas kerja sinergi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan PT. Songa Alam Lestari. Kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan wisata rafting sebagai andalan daya tarik wisata minat khusus, memberi peluang kreatif bagi masyarakat khususnya generasi muda untuk menampilkan karya yang berkaitan dengan peduli lingkungan.

“Festifal rafting Sungai Pekalen ini juga bertujuan untuk mencatat atau memecahkan rekor MURI dengan pengarungan 100 perahu. Selain itu untuk menyambut Hari Jadi Kabupaten Probolinggo ke 263 pada 18 April mendatang,” kata Kepala Bagian Pengembangan Produk Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur Rudi Prianto Utomo.

Kegiatan Festifal Sungai Pekalen ini akan dipusatkan di Base Camp PT. Songa Alam Lestari, Desa Condong, Kecamatan Gading. Rencananya, Sabtu (4/3) mulai pukul 09.00 WIB kegiatan akan diawali dengan pembukaan yang akan dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis. Setelah itu, akan digelar beberapa kegiatan diantaranya pameran potensi pariwisata dan produk UKM, pemberian bantuan kaca mata baca sebanyak 100 buah dan pengobatan kerja sama dengan Lions Club Padma Surabaya dan kesenian serta technical meeting.

“Dalam pameran potensi pariwisata dan produk UKM nanti, rencananya akan dibuka stand penjualan sebanyak 24 buah. 6 stand diantaranya akan diisi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur dengan menampilkan produk-produk unggulan dari Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Sisanya kita akan serahkan ke Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan PT. Songa Alam Lestari,” jelas Rudi.

Sedangkan pada Minggu (5/3), Festifal Rafting dalam rangka memecahkan rekor MURI akan digelar. Kegiatan ini akan didahului dengan pelepasan bibit ikan di Sungai Pekalen. ”Untuk penghargaan Rekor MURI, kita mengusulkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Probolinggo, PT. Songa Alam Lestari Surabaya dan Polda Jawa Timur,” terang Rudi.

Untuk alokasi perahu rafting akan dilakukan pembagian. Yaitu, duta wisata kabupaten/kota se Jawa Timur sebanyak 38 buah, Raka Raki Jawa Timur 2005 hingga 2009 sebanyak 5 buah, Duta Penari Jawa Timur 2007 dan 2008 sebanyak 1 buah, Instansi/dinas terkait propinsi sebanyak 19 buah, Assosiasi usaha/industri pariwisata sebanyak 6 buah, perguruan tinggi/SMK Pariwisata sebanyak 9 buah, media cetak dan elektronik sebanyak 1 buah, Ikatan Motor dan Komunitas sebanyak 1 buah dan Kabupaten Probolinggo sebanyak 20 buah.

Sebelum pelaksanaan, tepatnya pada 26 Maret 2009 akan diadakan dialog khusus. Pagi pukul 09.00 hingga 10.00 WIB akan diadakan talk show radio dengan nara sumber Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo serta PT. Songa Alam Lestari Surabaya. Kemudian malamnya mulai pukul 18.00 hingga 19.00 WIB dialog khusus akan dilaksanakan di JTV Surabaya dengan menghadirkan nara sumber Bupati Probolinggo Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur serta PT. Songa Alam Lestari Surabaya.

Sekdakab Kusnadi dalam arahannya mengatakan bahwa kebutuhan stand harus diperhitungkan kembali dengan yang akan mengisi. ”Jangan sampai stand sudah ada, ternyata yang mengisi tidak ada,” ujarnya.

Kusnadi meminta supaya lokasi penanaman pohon secara simbolis tidak boleh jauh dari lokasi pameran. Diharapkan, untuk penanaman secara simbolis cukup disediakan 10 bibit pohon saja, sedangkan yang lain akan dilakukan oleh Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Probolinggo. ”Saya berharap dengan kegiatan rafting ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Selain itu, potensi wisata kita bisa lebih dikenal secara regional maupun nasional,” harap Kusnadi.(wan)

Sabtu, Februari 28

PENGAWAS SMP/SMA/SMK KAB. PROBOLINGGO



Lahirnya blok tim pengawas dari kabprobolinggo



Dari kiri ke kanan untung sudibyo, matrawi, asmad hartono, mugiyono, ganif rojikin, moh. tamyis, dewi mas'ullah, mas'ud


Blog ini diharapkan dapat digunakan bagi teman-teman pengawas dan guru, terutama pengawas dan guru di Kabupaten Probolinggo untuk saling bertukar pendapat dan berbagi tentang berbagai hal yang terkait pendidikan.
Harapan kita pendidikan di Indonesia khususnya di Kabupaten Probolinggo semakin maju dan bermutu


Olimpiade Sains 2009 Tingkat SD/MI

Pengumuman ini di ambil dari bobby-kraksaan.blogspot.com semoga bermanfaat

MTs NU Kraksaan Probolinggo pada hari sabtu tanggal 14 bulan maret 2009 akan mengadakan Olimpiade Sains 2009 Tingkat SD/MI Yayasan Kesejahteraan Pendidikan Islam Cup Probolinggo
dalam acara tersebut akan dilaksanakan di MTs Nahdlatul Ulama Kraksaan Probolinggo, yang InsyaAllah akan di ikuti oleh (kurang labih) 300 peserta dari siswa/i seluruh kabupaten Probolinggo
acara ini didukung oleh Indosat, Pemda, Diknas dan Depag Kab-Probolinggo serta YKPI sendiri.

pendaftaran lomba dimulai saat brosur ini di umumkan dan di tutup pada tanggal 11-03-2009 jam kerja

Ketentuan Olimpiade
• Setiap Sekolah mengirm Tim Olimpiade harus mengirimkan surat keikutsertaan (Format terlampir), kepada panitia maksimal tanggal 28 maret 2009.
• Setiap Sekolah berhak mengirimkan 1 (satu) Tim Olimpiade.
• Setiap 1 (satu) Tim Olimpiade terdiri dari 3 (tiga) Orang Peserta, dan seorang Guru Pendamping (Official).
• Setiap 1 (satu) Orang Peserta mengikuti 1 (satu) Materi Olimpiade yang telah ditentukan.
• Peralatan dan bahan spesifik (ATK) harus disediakan oleh masing-masing peserta.
• Peralatan yang bersifat umum, seperti sound system, Lembar Soal, Lembar Jawaban, dan Ruang Lomba disediakan oleh pihak panitia.
• Peserta adalah siswa kelas 4 s/d 6 SD/ MI

HADIAH
Sains
Juara 1 : Uang Pembinaan Rp 100.000,- + Trophy
Juara 2 : Uang Pembinaan Rp 75.000,- + Trophy
Juara 3 : Uang Pembinaan Rp 50.000,- + Trophy
Matematika
Juara 1 : Uang Pembinaan Rp 100.000,- + Trophy
Juara 2 : Uang Pembinaan Rp 75.000,- + Trophy
Juara 3 : Uang Pembinaan Rp 50.000,- + Trophy
Bahasa Inggris
Juara 1 : Uang Pembinaan Rp 100.000,- + Trophy
Juara 2 : Uang Pembinaan Rp 75.000,- + Trophy
Juara 3 : Uang Pembinaan Rp 50.000,- + Trophy


BENTUK KOMPETISI

Materi : Kelas 4, 5 dan 6 SD
Untuk kelas 6 sampai dengan materi semester 1.
Bentuk Soal : 50 soal Pilihan Ganda dengan sistim minus,
Jawaban Benar : + 4, Salah : - 1, Kosong : 0
Waktu : 90 menit
Pemenang : Dipilih 3 peserta dengan nilai 3 tertinggi untuk menjadi Juara I
Juara II, dan Juara III pada setiap mata pelajaran yang dilombakan
dan akan dipilih juga juara umum bagi sekolah yang berhasil memperoleh pialah terbanyak

Contak Person(Jam Kerja):
Pak Gani 0852-3499-0875
Bu Muhim 0812-3465-7456
Bu Tini 0852-5849-6594


Sabtu, Februari 21

Sistem Pendidikan Nasional

Pelaksanaan pendidikan nasional berlandaskan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

.: Jalur Pendidikan

Jalur pendidikan terdiri atas:

  1. pendidikan formal,
  2. nonformal, dan
  3. informal.

Jalur Pendidikan Formal

Jenjang pendidikan formal terdiri atas:

  1. pendidikan dasar,
  2. pendidikan menengah,
  3. dan pendidikan tinggi.

Jenis pendidikan mencakup:

  1. pendidikan umum,
  2. kejuruan,
  3. akademik,
  4. profesi,
  5. vokasi,
  6. keagamaan, dan
  7. khusus.

Pendidikan Dasar

Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan yang melandasi jenjang pendidikan menengah.

Setiap warga negara yang berusia tujuh sampai dengan lima belas tahun wajib mengikuti pendidikan dasar.

Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar bagi setiap warga negara yang berusia 6 (enam) tahun pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya.

Pendidikan dasar berbentuk:

  1. Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat; serta
  2. Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), atau bentuk lain yang sederajat.

Pendidikan Menengah

Pendidikan menengah merupakan lanjutan pendidikan dasar.

Pendidikan menengah terdiri atas:

  1. pendidikan menengah umum, dan
  2. pendidikan menengah kejuruan.

Pendidikan menengah berbentuk:

  1. Sekolah Menengah Atas (SMA),
  2. Madrasah Aliyah (MA),
  3. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan
  4. Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), atau bentuk lain yang sederajat.

Pendidikan Tinggi

Pendidikan tinggi merupakan jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program pendidikan diploma, sarjana, magister, spesialis, dan doktor yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi.

Perguruan tinggi dapat berbentuk:

  1. akademi,
  2. politeknik,
  3. sekolah tinggi,
  4. institut, atau
  5. universitas.

Perguruan tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Perguruan tinggi dapat menyelenggarakan program akademik, profesi, dan/atau vokasi.

Pendidikan Nonformal

Pendidikan nonformal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan/atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat.

Pendidikan nonformal berfungsi mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian profesional.

Pendidikan nonformal meliputi:

  1. pendidikan kecakapan hidup,
  2. pendidikan anak usia dini,
  3. pendidikan kepemudaan,
  4. pendidikan pemberdayaan perempuan,
  5. pendidikan keaksaraan,
  6. pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja,
  7. pendidikan kesetaraan, serta
  8. pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik.

Satuan pendidikan nonformal terdiri atas:

  1. lembaga kursus,
  2. lembaga pelatihan,
  3. kelompok belajar,
  4. pusat kegiatan belajar masyarakat, dan
  5. majelis taklim, serta satuan pendidikan yang sejenis.

Kursus dan pelatihan diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Hasil pendidikan nonformal dapat dihargai setara dengan hasil program pendidikan formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan.

Pendidikan Informal

Kegiatan pendidikan informal yang dilakukan oleh keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri.

Hasil pendidikan informal diakui sama dengan pendidikan formal dan nonformal setelah peserta didik lulus ujian sesuai dengan standar nasional pendidikan.

.: Pendidikan Anak Usia Dini

Pendidikan anak usia dini diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar.

Pendidikan anak usia dini dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, nonformal, dan/atau informal.

Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal berbentuk:

  1. Taman Kanak-kanak (TK),
  2. Raudatul Athfal (RA), atau bentuk lain yang sederajat.

Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan nonformal berbentuk:

  1. Kelompok Bermain (KB),
  2. Taman Penitipan Anak (TPA), atau bentuk lain yang sederajat.

Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan informal berbentuk pendidikan keluarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan.

.: Pendidikan Kedinasan

Pendidikan kedinasan merupakan pendidikan profesi yang diselenggarakan oleh departemen atau lembaga pemerintah nondepartemen.

Pendidikan kedinasan berfungsi meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam pelaksanaan tugas kedinasan bagi pegawai dan calon pegawai negeri suatu departemen atau lembaga pemerintah nondepartemen.

Pendidikan kedinasan diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal dan nonformal.

.: Pendidikan Keagamaan

Pendidikan keagamaan diselenggarakan oleh Pemerintah dan/atau kelompok masyarakat dari pemeluk agama, sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Pendidikan keagamaan dapat diselenggarakan pada jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal.

Pendidikan keagamaan berbentuk:

  1. pendidikan diniyah,
  2. pesantren,
  3. pasraman,
  4. pabhaja samanera, dan bentuk lain yang sejenis.

.: Pendidikan Jarak Jauh

Pendidikan jarak jauh dapat diselenggarakan pada semua jalur, jenjang, dan jenis pendidikan.

Pendidikan jarak jauh berfungsi memberikan layanan pendidikan kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka atau reguler.

Pendidikan jarak jauh diselenggarakan dalam berbagai bentuk, modus, dan cakupan yang didukung oleh sarana dan layanan belajar serta sistem penilaian yang menjamin mutu lulusan sesuai dengan standar nasional pendidikan.



.: Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus

Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, sosial, dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.

Pendidikan layanan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik di daerah terpencil atau terbelakang, masyarakat adat yang terpencil, dan/atau mengalami bencana alam, bencana sosial, dan tidak mampu dari segi ekonomi.

**Warga negara asing dapat menjadi peserta didik pada satuan pendidikan yang diselenggarakan dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Daftar Istilah

Pendidikan
Usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Pendidikan nasional
Pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.

Sistem pendidikan nasional
Keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.

Peserta didik
Anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu.

Jalur pendidikan
Wahana yang dilalui peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan.

Jenjang pendidikan
Tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan.

Jenis pendidikan
Kelompok yang didasarkan pada kekhususan tujuan pendidikan suatu satuan pendidikan.

Satuan pendidikan
Kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.

Pendidikan formal
Jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.

Pendidikan nonformal
Jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang.

Pendidikan informal
Jalur pendidikan keluarga dan lingkungan.

Pendidikan anak usia dini
Suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Pendidikan jarak jauh
Pendidikan yang peserta didiknya terpisah dari pendidik dan pembelajarannya menggunakan berbagai sumber belajar melalui teknologi komunikasi, informasi, dan media lain.

Standar nasional pendidikan
Kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Wajib belajar
Program pendidikan minimal yang harus diikuti oleh Warga Negara Indonesia atas tanggung jawab Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

Warga Negara
Warga Negara Indonesia baik yang tinggal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia maupun di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Masyarakat
Kelompok Warga Negara Indonesia nonpemerintah yang mempunyai perhatian dan peranan dalam bidang pendidikan.

Pemerintah
Pemerintah Pusat.

Pemerintah Daerah
Pemerintah Propinsi, Pemerintah Kabupaten, atau Pemerintah Kota.

Menteri
Menteri yang bertanggung jawab dalam bidang pendidikan nasional.



Kompetisi School Climate Challenge

Kompetisi School Climate Challenge
06/02/2009 | British Council Indonesia

Yang terhormat Bapak/Ibu Guru,

Salam dari British Council Indonesia,

Dengan gembira kami mengumumkan bahwa kompetisi School Climate Challenge telah dibuka, sebuah program yang bertujuan mendorong para guru dan siswa Sekolah Menengah di seluruh Indonesia untuk menggagas project yang inovatif, kreatif, berkesinambungan, dan terutama berkontribusi terhadap solusi perubahan iklim, dan memiliki manfaat ekonomi baik bagi sekolah maupun komunitas.

Kompetisi ini akan berlangsung dari bulan Desember 2000 - Juli 2009. Keterangan lebih lanjut dapat diakses di
http://www.britishcouncil.org/indonesia-society-school-climate-challenge.htm
atau dengan menghubungi:
Ms. Nita Murjani /Ms. Maharani Girsang di (021) 515 5561
ext 176 (Ms. Nita) ext 201 (Ms Maharani)

Harap diperhatikan bahwa tanggal penutupan untuk pengumpulan proposal diundur menjadi Sabtu, 28 Februari 2009

Terima kasih atas perhatian Anda.

Salam,

Maharani Girsang
Climate Security Team Assistant
British Council
T : +62(21) 515 5561 ext 201
F : +62(21) 515 5562
HP:+62 (0) 817 6490864
maharani.girsang@britishcouncil.or.id



Template by: Abdul Munir
Website: 99computercity